Tips Sederhana Menjaga Kesehatan Pencernaan Selama Puasa
Health

Tips Sederhana Menjaga Kesehatan Pencernaan Selama Puasa

28 May 2021 - 3 menit membaca

Masalah pencernaan kerap datang menyapa selama bulan Ramadhan. Hal ini umumnya disebabkan karena kebiasaan buruk, seperti mengabaikan kebutuhan cairan tubuh, tidak mengkonsumsi makanan yang tinggi serat seperti sayuran dan buah-buahan, banyak mengkonsumsi gorengan, dan lainnya. 

Ada banyak dampak buruk yang disebabkan pencernaan bermasalah, seperti sembelit, sakit maag dan lainnya. Tentu tidak mau kan masalah tersebut datang menimpa Anda? Untuk menjaga kesehatan pencernaan selama puasa, kita simak yuk beberapa trik berikut ini. 


Konsumsi Makan Tinggi Serat

Maria Adams, MS, MPH, RD, pakar diet asal Amerika, menyebut jika makanan tinggi serat efektif membantu menjaga kesehatan sistem pencernaan, sekaligus mampu mengobati berbagai kondisi pencernaan, seperti wasir, sembelit, radang usus besar, konstipasi, dan lainnya.

Ada banyak makanan tinggi serat yang bisa Anda pilih, mulai dari sayuran hijau seperti brokoli, kangkung, dan selada air, serta buah-buahan seperti pepaya, melon, dan apel. Jika dibutuhkan, Anda bisa memaksimalkan asupan serat dengan mengkonsumsi rumput laut dan suplemen serat.


Minum air cukup

Air putih tidak hanya berfungsi untuk menghidrasi tubuh, tapi juga berfungsi untuk memaksimalkan kinerja organ vital, menstabilkan suhu  tubuh, membantu mengeluarkan racun, menjaga konsentrasi, dan mampu menjaga menjaga kesehatan pencernaan selama puasa.

Untuk memenuhi kebutuhan cairan selama berpuasa, Anda bisa disarankan untuk mengkonsumsi setidaknya 2 liter air putih dengan menggunakan pola 2 gelas saat berbuka puasa, 4 gelas selama malam hingga menjelang sahur, dan 2 gelas setelah makan sahur. 


Batasi Konsumsi Makanan Berlemak

Makanan berlemak sebenarnya cukup penting untuk menyimpan cadangan energi dalam tubuh. Tapi harus dilihat kembali, dari mana Anda mendapatkan sumber lemak tersebut. Yang harus dihindari adalah lemak trans yang berasal dari gorengan, cemilan, dan lainnya.

Makanan tinggi lemak cenderung memperlambat proses pencernaan, dan membuat kita lebih rentan mengalami sembelit, meningkatkan risiko obesitas, meningkatkan resiko masalah kardiovaskular, seperti sakit jantung, dan hipertensi, serta memperburuk masalah asam lambung Anda. 


Konsumsi Makanan Probiotik

Makanan probiotik mengandung banyak bakteri baik yang berfungsi untuk mengurangi jumlah bakteri jahat yang hidup di sistem pencernaan manusia, terutama bakteri jahat yang menguasai usus besar, menjaga kesehatan pencernaan selama puasa, mengatasi sembelit dan melancarkan BAB. 

Ada banyak sumber makanan probiotik yang bisa Anda andalkan sebagai menu sahur dan buka puasa, seperti kimchi, makanan olahan tempe, acar, asinan kubis, miso dan lainnya. Selain itu, bakteri baik pun bisa Anda dapatkan dengan rutin mengkonsumsi yoghurt, keju dan kefir.


Hindari Stres

Seperti tidak berhubungan, namun faktanya stres dan gangguan kecemasan bisa menyebabkan masalah pencernaan, terutama kesehatan lambung dan usus. Stres dapat menyebabkan peradangan di usus, dan mengganggu sistem saraf parasimpatis  yang berfungsi mengontrol gerakan usus.

Selain itu, stres bisa memicu peningkatan produksi asam lambung, yang menyebabkan sakit maag. Untuk menjaga kesehatan pencernaan selama puasa, sekaligus menghindari stres, Anda bisa melakukan banyak aktivitas menyenangkan, seperti olahraga dan membaca.


Referensi: 

  1. Kesehatan Kontan. Diakses pada 2021. Tips menjaga kesehatan pencernaan selama puasa
  2. Lifestyle Kompas. Diakses pada 2021. 5 Tips Menjaga Kesehatan Pencernaan Selama Puasa
Artikel Terkait
Ahlinya Lambung

Penyebab Sakit Maag yang Harus Kita Waspadai

Ahlinya Lambung

Cara Menurunkan Asam Lambung yang Efektif

Ahlinya Lambung

Penyebab Asam Lambung Naik dan Berbagai Cara Mengatasinya