perut kembung dan mual
Ahlinya Lambung

Penyebab Perut Kembung dan Mual

28 August 2019 - 3 menit membaca

Di antara kita mungkin pernah ada yang merasakan perut kembung dan mual secara bersamaan. Ya, kondisi ini memang umumnya terjadi berbarengan. Supaya tahu cara menanganinya, tentu kita harus tahu dulu apa penyebabnya. Yuk, simak dulu kira-kira, apa saja, sih, yang membuat perut kembung dan mual?


Mengapa perut terasa kembung dan mual?

Biasanya, perut terasa kembung karena saluran pencernaan dipenuhi oleh udara dan gas. Di sisi lain, rasa mual muncul sebagai mekanisme perlindungan dan “alarm” tubuh bahwa mungkin saja kita telah menelan sesuatu yang beracun.


Faktor yang menyebabkan perut penuh dengan gas dan rasa mual juga banyak. Mulai dari kebiasaan makan, jenis makanan, atau kondisi medis tertentu.


Penyebab umum terjadinya perut kembung dan mual

1. Makan makanan yang sulit dicerna

Semua makanan yang masuk ke tubuh pastilah melalui proses pencernaan, ada yang mudah, ada pula yang susah. Kacang-kacangan adalah salah satu contoh makanan yang sulit dicerna.


Kacang-kacangan mengandung karbohidrat kompleks yang sulit dicerna oleh organ pencernaan. Selain itu, bakteri yang membantu proses pencernaan kacang biasanya menciptakan gas yang dapat memenuhi perut. Itu sebabnya, makan makanan jenis ini terlalu banyak bisa membuat perut Anda kembung.


Selain kacang-kacangan, makanan berlemak juga menjadi “tersangka” lain. Asupan lemak yang berlebihan juga membuat proses pencernaan melambat sehingga perut Anda berisiko kembung.


Sering makan makanan yang sulit dicerna akan membuat makanan tersisa di peru. Hal tersebut dapat mendorong diafragma dan bisa-bisa membuat kita kesulitan bernapas.


Kondisi ini juga bisa menaikkan asam lambung kembali ke kerongkongan dan menyebabkan rasa mual.


2. Kebiasaan makan yang buruk

Selain sumber makanan, cara makan yang buruk juga bisa membuat perut kita kembung dan merasa mual. Bagaimana hal ini bisa terjadi?


Misalnya, kita pasti sering makan terlalu cepat dengan porsi yang cukup banyak saat sedang terburu-buru. Nah, makan terlalu cepat bisa membuat udara lebih banyak masuk ke dalam tubuh. Udara yang terlalu banyak masuk itu kemudian membuat gas menumpuk sehingga perut jadi kembung.


Untuk itu, cobalah makan lebih santai dan nikmati makanan yang kita makan. Kunyahlah makanan dengan baik supaya kita terhindar dari perut begah dan perasaan ingin muntah.


Kondisi medis lain yang membuat perut kembung dan mual

Selain jenis makanan dan kebiasaan makan, perut kembung dan mual juga bisa disebabkan karena adanya kondisi medis tertentu, seperti:


1. Penyakit GERD

Salah satu penyebab perut kembung dan mual yang paling umum adalah penyakit GERD. Orang yang mengalami penyakit ini paling sering mengeluhkan kedua gejala itu.


GERD merupakan kondisi naiknya asam lambung ke kerongkongan. Asam lambung naik terjadi ketika lower esophageal sphincter (LES), cincin otot yang memisahkan perut dan kerongkongan, tidak tertutup rapat saat kita menelan makanan.


Bila cincin otot ini tidak berfungsi dengan baik, asam lambung dan sisa makanan bisa kembali ke kerongkongan. Akibatnya, kita merasa mual dan mulut terasa asam. Asam lambung yang berlebihan ini juga membuat produksi gas di lambung meningkatnya, akhirnya tak hanya mual, kita juga akan merasa perut kembung.


2. Konstipasi

Konstipasi atau sembelit terjadi ketika pergerakan usus lebih lambat dari biasanya. Akibatnya, kita jadi susah buang air besar. Tanda-tanda bahwa kita mengalami sembelit, antara lain:


●        BAB terlihat seperti batu atau kerikil


●        Setelah buang air besar, perut masih tetap tidak terasa kosong


●        Perut sakit dan kembung


Semakin lama kotoran berada di dalam usus, semakin banyak gas yang terbentuk oleh bakteri yang bertugas membusukkan feses. Akhirnya, perut kita jadi terus terasa kembung.


3. Irritable Bowel Syndrome (IBS)

Penyakit pencernaan yang memengaruhi fungsi usus besar ini ternyata juga dapat menjadi salah satu penyebab perut kembung dan mual.


Salah satu penyebabnya adalah kontraksi otot pada dinding usus saat proses pemindahan makanan di saluran pencernaan. Kontraksi ini sebenarnya normal, tapi bila terus berlangsung dalam waktu lama dan kontraksi lebih kuat, tercipta gas yang membuat perut kita kembung.


Gas berlebih itu kemudian meningkatkan tekanan pada perut dan menyebabkan asam lambung naik sehingga mendorong isi lambung kembali ke kerongkongan. Akibatnya, kita juga jadi merasa mual saat mendapati perut kembung.


Tips ampuh mengatasi perut kembung dan mual

Ketika mengalami perut kembung dan mual, besar kemungkinan hal itu terjadi karena sistem pencernaan kita yang terganggu. Nah, salah satu cara cepat dan ampuh mengatasi masalah ini adalah dengan minum obat antasida, seperti Promag.


Obat yang diformulasikan untuk bekerja lebih cepat dan tahan lama ini tersedia dalam dua varian, yaitu tablet dan cair. Kandungan hydrotalcite, magnesium hydroxide, dan simethicone dipercaya dapat mengatasi gejala sakit maag, seperti perut kembung, mual, dan sakit pada ulu hati.


Cara lain, cobalah untuk duduk dalam posisi tegak setelah makan untuk mengurangi gas pada perut yang menyebabkan kembung, sekaligus mencegah asam lambung kembali naik dan menyebabkan mual.


Akan lebih baik lagi, jika kita menghindari minum-minuman bersoda dan alkohol bila kedua permasalahan ini cukup sering kita alami. Sebab, keduanya dapat meningkatkan jumlah gas dalam saluran pencernaan sehingga memicu terjadinya perut kembung serta mual.


 


 


References


What’s Causing My Abdominal Bloating and Nausea? https://www.healthline.com/health/abdominal-bloating-and-nausea#see-your-doctor accessed July 15, 2019.


Acid Reflux and Nausea https://www.healthline.com/health/gerd/nausea#causes accessed July 15 2019.


Bloating: Causes and Prevention Tips https://www.hopkinsmedicine.org/health/wellness-and-prevention/bloating-causes-and-prevention-tips accessed July 15 2019.


Can Constipation Causes Nausea? https://www.healthline.com/health/constipation/can-constipation-cause-nausea#causes accessed July 15, 2019.


4 Ways to Stop Digestive Discomfort After a Supersized Meal https://healthblog.uofmhealth.org/digestive-health/4-ways-to-stop-digestive-discomfort-after-a-supersized-meal accessed July 15 2019


10 Foods that Causes Gas https://www.healthline.com/health/foods-that-cause-gas accessed July 15, 2019.


IBS and Nausea: Why Am I Nauseous? https://www.healthline.com/health/irritable-bowel-syndrome/nausea accessed July 18, 2019.


Bloating https://familydoctor.org/condition/bloating/ accessed July 19, 2019.


Irritable Bowel Syndrome https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/irritable-bowel-syndrome/symptoms-causes/syc-20360016 accessed July 19, 2019

Artikel Terkait
Ahlinya Lambung

Mengatasi Nyeri Ulu Hati Saat Hamil

Ahlinya Lambung

Berbagai Gejala Penyakit Maag yang Harus Dikenali

Ahlinya Lambung

Penyebab Sakit Maag yang Harus Kita Waspadai