manfaat-kunyit-untuk-lambung
Ahlinya Lambung

Manfaat Kunyit untuk Mengatasi Gangguan pada Lambung

16 June 2020 - 3 menit membaca

Kunyit merupakan salah satu rempah yang sering digunakan masyarakat untuk menambah rasa atau warna pada makanan dan minuman. Namun, sebagian orang mungkin belum tahu apa saja kandungan dan manfaat kunyit sebenarnya bagi kesehatan. Salah satu manfaat dari kunyit adalah untuk lambung. Bagaimana cara kunyit membantu mencegah gangguan pada lambung? 

Mengenal lebih jauh kandungan dan manfaat kunyit untuk lambung

Ketika membahas kesehatan saluran cerna (termasuk lambung), Anda mungkin lebih mengenal makanan yang mengandung probiotik atau telah melalui proses fermentasi sebagai solusinya. Padahal, kunyit yang sering Anda temui di kehidupan sehari-hari juga dapat mendukung kesehatan saluran cerna.

Kunyit memiliki kandungan bernama curcumin yang memberikan warna kuning pada tanaman satu ini. Tak hanya sebagai pewarna, curcumin berkhasiat juga sebagai antiradang, antioksidan, dan antimikroba.

Pada tahun 1999, World Health Organization (WHO) merekomendasikan curcumin yang terkandung dalam kunyit untuk mengatasi asam lambung, perut kembung, dan dispepsia (maag).

Lebih lengkapnya, berikut manfaat dari kunyit pada saluran pencernaan termasuk lambung:

Mencegah terjadi luka pada saluran cerna akibat asam lambung

Kunyit membantu melindungi dinding lambung dengan cara mencegah pertumbuhan enzim yang merugikan kesehatan dan meningkatkan pengeluaran lendir dalam lambung. Lendir ini yang menjadi pertahanan utama lambung dalam mencegah terjadinya luka akibat iritasi asam lambung.

Membantu mengatasi asam lambung dan GERD

Menurut studi pada tahun 2007, asam lambung dan GERD (gastroesophageal reflux disease) dapat disebabkan oleh peradangan dan stres oksidatif. Menurut penelitian ini, kedua gangguan lambung tersebut dapat diatasi oleh antioksidan dan antiradang.

Oleh karena itu, manfaat antioksidan dan antiradang pada kunyit dapat membantu mengatasi peradangan yang terjadi akibat kedua gangguan pada asam lambung dan GERD.

Melindungi esofagus dari masalah yang terjadi pada lambung

Esofagus merupakan rongga yang menyalurkan makanan dan minuman dari mulut ke perut atau lambung. Ketika terjadi asam lambung atau GERD, esofagus dapat mengalami peradangan atau kerusakan.

Menurut jurnal yang diterbitkan pada 2019, sifat antiradang pada curcumin yang terkandung dalam kunyit telah terbukti dapat melindungi sekaligus memulihkan esofagus dari kerusakan akibat asam lambung atau GERD.

Cara aman mengonsumsi kunyit untuk mencegah gangguan pada lambung

Anda dapat menemukan kunyit digunakan pada makanan dan minuman yang relatif aman untuk dikonsumsi. Namun, terkadang hidangan yang menggunakan kunyit, seperti bumbu kari, disertai jumlah kalori dan lemak yang tinggi.

Untuk menghindari efek samping dari mengonsumsi makanan tersebut, Anda dapat merasakan manfaat dari kunyit dengan cara sederhana seperti mencari obat dengan ekstraknya.

Salah satu cara mendapatkan kebaikan kunyit dengan cara praktis adalah lewat Promag Herbal. Produk terbaru dari Promag ini tak hanya mengandung kunyit dan curcumin-nya saja, tetapi juga tujuh bahan herbal lain yang dapat menjaga kesehatan lambung, yaitu jahe, ananas, madu dan royal jeli, akar manis, adas, serta daun mint.

Menurut Drugs.com, jumlah ekstrak curcumin yang aman dikonsumsi adalah 0.5 - 3 gram per hari. Mengonsumsi kunyit atau ekstraknya sebanyak 3 - 6 gram per hari terbukti dapat memberikan efek perlindungan dari ulcers (luka pada lambung).

Sebuah jurnal yang diterbitkan oleh Journal of Nutrition and Metabolism menyatakan, curcumin telah dikonsumsi sebagai suplemen harian sejak puluhan tahun lalu dan dipastikan aman dikonsumsi berdasarkan sejumlah studi.

Promag Herbal tak hanya dapat dikonsumsi untuk mengatasi gangguan pada lambung saja, tetapi juga dapat dikonsumsi sebagai suplemen sehari-hari. Oleh karena itu, jika Anda sering mengalami gangguan pada lambung, Promag Herbal cocok dijadikan solusi praktis menjaga kesehatan lambung.


Referensi:

How Turmeric Helps Heal The Gut And Your Body. (2019). Retrieved May 27, 2020, from https://1md.org/article/curcumin-gut-health-1md

Gastrointestinal Society - Canadian Society of Intestinal Research. (2015). Many Benefits of Turmeric. Retrieved May 27, 2020, from https://badgut.org/information-centre/health-nutrition/many-benefits-turmeric/

Oesophageal Patients Association. (n.d.). Turmeric for Acid Reflux: Does It Work? Retrieved May 27, 2020, from https://www.opa.org.uk/turmeric-for-acid-reflux-does-it-work.html

Yoshida, N. (2007). Oxidative Stress in Digestive Disease Guest Editor: Yuji Naito Inflammation and Oxidative Stress in Gastroesophageal Reflux Disease. Journal of Clinical Biochemistry and Nutrition, 40(1), 13–23. https://doi.org/10.3164/jcbn.40.13

Sah, A., Jha, R., Sah, P., Shah, D., & Yadav, S. (2013). Turmeric (curcumin) remedies gastroprotective action. Pharmacognosy Reviews, 7(1), 42. https://doi.org/10.4103/0973-7847.112843

Dulbecco, P. (2013). Therapeutic potential of curcumin in digestive diseases. World Journal of Gastroenterology, 19(48), 9256. https://doi.org/10.3748/wjg.v19.i48.9256

Kwiecien, S., Magierowski, M., Majka, J., Ptak-Belowska, A., Wojcik, D., Sliwowski, Z., … Brzozowski, T. (2019). Curcumin: A Potent Protectant against Esophageal and Gastric Disorders. International Journal of Molecular Sciences, 20(6), 1477. https://doi.org/10.3390/ijms20061477

Zam, W. (2018, December 16). Gut Microbiota as a Prospective Therapeutic Target for Curcumin: A Review of Mutual Influence. Retrieved May 27, 2020, from Journal of Nutrition and Metabolism website: https://www.hindawi.com/journals/jnme/2018/1367984/

Drugs.com Herbal Database. (2019). Turmeric Uses, Benefits & Dosage. Retrieved May 27, 2020, from https://www.drugs.com/npp/turmeric.html

Artikel Terkait
Ahlinya Lambung

Mengatasi Nyeri Ulu Hati Saat Hamil

Ahlinya Lambung

Berbagai Gejala Penyakit Maag yang Harus Dikenali

Ahlinya Lambung

Penyebab Sakit Maag yang Harus Kita Waspadai