Kolak Pisang dan Es Buah. Mana Yang Lebih Sehat untuk Buka Puasa?
Health

Kolak Pisang dan Es Buah. Mana Yang Lebih Sehat untuk Buka Puasa?

28 May 2021 - 3 menit membaca

Ada banyak jenis makanan yang bisa dipilih sebagai menu berbuka puasa, contohnya adalah kolak pisang yang merupakan makanan berkuah manis yang berasal dari gula aren yang dilarutkan bersama santan kelapa, dengan isian bisa berupa pisang tanduk, pisang kepok, pisang raja dan lainnya.

Selain kolak, masyarakat Indonesia pun banyak yang memilih es buah sebagai menu berbuka puasa. Selain rasanya manis dan menyegarkan, buah-buahan pun diklaim lebih sehat karena berisi berbagai macam buah-buahan, agar, dan terkadang ditambah cincau. 


Lantas, manakah yang lebih sehat. Kolak pisang atau es buah?

Dalam semangkuk kolak pisang, Anda tidak hanya menemukan buah pisang saja, namun di beberapa daerah kolak pisang umumnya dilengkapi dengan bahan tambahan lainnya, seperti ubi jalar, waluh, kolang kaling, dan lainnya. Sementara untuk kuahnya mengandung gula aren dan santan kelapa. 

Dengan bahan-bahan yang tergolong padat, per 100 gram kolak, diketahui mengandung 163 kalori, dengan kandungan lemak sebesar 7,804 gram lemak jenuh, dan serta 0,484 gram lemak tak jenuh.

Selain itu, kolak pisang mengandung karbohidrat sederhana dan tinggi gula, sehingga lebih mudah diserap tubuh dan cepat mengembalikan energi yang hilang setelah seharian berpuasa. Sementara dari pisang, Anda akan mendapatkan nutrisi berupa kalium, protein, serat, magnesium, dan lainnya. 

Sementara untuk es buah, dalam satu menu sajian terkandung beragam jenis buah-buahan dengan tambahan krim kental manis, dan tambahan gula. Selain itu, Anda pun akan menemukan bahan lainnya, seperti cincau atau agar-agar yang mengandung serat tinggi. 

Untuk buah-buahan sendiri, kandungan utama di dalamnya tergantung dari jenis buah yang Anda pilih. Hanya saja, secara umum buah-buahan mengandung vitamin C (terutama buah-buahan jenis asam), karbohidrat, serat dan nutrisi lainnya. 


Mana yang lebih sehat?

Dengan semua yang dimilikinya, kolak pisang sebenarnya lebih cocok dikonsumsi sebagai makanan pembuka atau sebagai takjil. Terlebih karena sifatnya yang cepat mengembalikan energi. Tapi jangan berlebihan, kolak pisang beresiko menyebabkan lonjakan gula darah. 

Sementara untuk es buah, Anda bisa menggunakannya sebagai menu penutup. Pasalnya, dalam es buah mengandung banyak sekali serat yang baik untuk menjaga kesehatan sistem pencernaan, termasuk menyehatkan lambung dan mencegah produksi asam lambung berlebih. 

Hanya saja Anda pun wajib mewaspadai penggunaan pemanis dalam es buah. Pastikan es buah yang Anda konsumsi tidak mengandung pemanis buatan. Jika ingin lebih sehat, sebaiknya gunakan madu sebagai pengganti sirup, atau pengganti krim kental manis. 

Selain itu, es buah umumnya disajikan dalam kondisi dingin, tidak cocok disajikan sebagai menu takjil atau menu pembuka. Kolak pisang jauh lebih disarankan karena umumnya disajikan dalam kondisi sangat, sehingga jauh lebih ramah untuk perut yang masih kosong.

Jadi bagaimana menurut Anda? Lebih memilih kolak pisang atau es buah? Atau justru lebih suka menggabungkan keduanya sesuai dengan fungsinya masing-masing?


Referensi: 

  1. TribunNews. Diakses pada 2021. Menimbang Gizi Makanan Berbuka Puasa, Sehat Mana Kolak Pisang atau Es Buah?
  2. Sains Kompas. Diakses pada 2021. Menu Buka Puasa Mana yang Lebih Bergizi: Kolak atau Es Buah?
Artikel Terkait
Ahlinya Lambung

Penyebab Sakit Maag yang Harus Kita Waspadai

Ahlinya Lambung

Cara Menurunkan Asam Lambung yang Efektif

Ahlinya Lambung

Penyebab Asam Lambung Naik dan Berbagai Cara Mengatasinya