Jangan Dipaksa. Ini Waktu Tepat Anak Belajar Berpuasa!
Health

Jangan Dipaksa. Ini Waktu Tepat Anak Belajar Berpuasa!

28 May 2021 - 3 menit membaca

Ada banyak orangtua yang ingin anaknya belajar berpuasa sejak dini. Namun beberapa dari mereka masih bingung kapan harus memulainya, dan bagaimana caranya. Bahkan karena khawatir dengan kondisi anak mereka, banyak orangtua yang justru terlambat mengenalkan puasa kepada mereka. 


Lantas, kapan sih waktu terbaik ajarkan anak berpuasa?

Sama seperti metode belajar lainnya, anak belajar berpuasa harus dilakukan secara bertahap, dan dilakukan di waktu terbaik. Menurut banyak pakar, anak usia 3-5 tahun sudah bisa diajarkan untuk mengenal, atau bahkan memulai ikut berpuasa.

Dalam prosesnya, ada banyak metode mengajarkan puasa kepada anak yang bisa Anda pilih sesuai dengan kondisi fisik dan psikologis anak, salah satunya metode setengah hari. Metode ini merupakan salah satu metode paling populer dan banyak dipraktekan orangtua di Indonesia.

Caranya, Anda bisa mengajak mereka berpuasa hingga siang hari. Saat memperkenalkan metode ini, tentu Anda harus menekankan jika puasa yang sesungguhnya dilakukan hingga adzan Maghrib. Namun karena mereka masih anak-anak, maka boleh berpuasa setengah hari.

Metode kedua yang sedikit mirip dengan metode pertama adalah dari Adzan ke Adzan. Artinya, anak belajar berpuasa, dan diizinkan berbuka saat Adzan tiba. Ini tidak mutlak dilakukan saat Adzan Dzuhur saja, tapi bisa dilakukan hingga Adzan Ashar, atau bahkan tamat hingga Maghrib. 

Untuk metode kedua bisa diterapkan jika anak sudah mengenal metode puasa setengah hari, namun Anda memandang dia sudah cukup mampu berpuasa lebih dari setengah hari. 

Metode ketiga yakni puasa hingga kekuatan maksimal anak-anak. Caranya, Anda bisa meminta mereka berpuasa, dan menekankan jika berpuasa dilakukan hingga waktu Maghrib tiba. Saat mereka mengeluh lapar atau haus, ingatkan jika mereka bisa berbuka saat Maghrib tiba. 

Namun ketika anak terus merengek, atau ketika melihat gejala mereka sudah tidak mampu menahan haus dan lapar, Anda bisa mengizinkannya untuk minum saja atau bisa juga dengan tambahan mengkonsumsi camilan sehat, setelah itu minta anak untuk berpuasa lagi. 

Meskipun begitu, Anda harus jeli melihat kondisi anak. Menurut Stanford Children’s Health, jika anak sudah mengalami hipoglikemia, yang ditandai dengan munculnya keringat dingin, kulit pucat, emosi tidak stabil, dan gerakan kikuk, sebaiknya segera minta dia untuk membatalkan puasa. 


Kenapa Anak Harus Berpuasa?

Sama seperti orang dewasa, puasa pun memberikan banyak manfaat kepada anak-anak, baik dari segi mental maupun fisik. Dari segi mental, anak belajar berpuasa akan dilatih punya memiliki jiwa empati, belajar patuh terhadap perintah Tuhan dan lainnya. 

Tentu saja nilai-nilai puasa ini harus Anda ajarkan kepada mereka. Selain itu, berikut merupakan beberapa manfaat mengenalkan puasa kepada anak sejak dini. 

  1. Puasa akan menyebabkan pertumbuhan sel otak anak berjalan lebih maksimal, sehingga efektif meningkatkan kinerja otak dan menambah kecerdasan.
  2. Melatih kesabaran, mengendalikan emosi dan menyadari jika apa yang diinginkannya tidak akan tercapai sebelum berusaha atau bekerja keras. 
  3. Mengurangi kebiasaan buruk, seperti jajan dan lainnya. Anda pun bisa memasukkan nilai-nilai kemanusiaan, seperti mengajak anak untuk berbagi. 
  4. Puasa dapat membantu anak-anak untuk melakukan proses detoksifikasi, atau proses pengeluaran racun dalam tubuh, dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh mereka.
  5. Berpuasa terbukti dapat meningkatkan sistem metabolisme tubuh, yang bermanfaat untuk membantu memaksimalkan proses penyerapan nutrisi.

Agar mereka semangat berpuasa, sebaiknya jangan memaksa mereka untuk berpuasa, atau malah mengancamnya. Anda bisa menunjukkan keseruan berpuasa dengan mengajak mereka bermain, dan katakan jika semua keseruan tersebut hanya akan didapat saat anak belajar berpuasa.


Referensi: 

  1. Stanford Children’s Health. Diakses pada 2021. Hypoglycemia in Children
  2. Klikdokter. Diakses pada 2021. Kapan Waktu yang Tepat Ajarkan Anak untuk Puasa?
  3. Republika. Diakses pada 2021. Kapan Usia Paling Tepat Mengajarkan Anak Berpuasa?
Artikel Terkait
uploads/2/2019-08/l3_sakit_maag.jpg
Ahlinya Lambung

Penyebab Sakit Maag yang Harus Kita Waspadai

uploads/2/2019-08/l5_cara_menurunkan_asam_lambung_yang_efektif.jpg
Ahlinya Lambung

Cara Menurunkan Asam Lambung yang Efektif

uploads/2/2019-08/l2_asam_lambung.jpg
Ahlinya Lambung

Penyebab Asam Lambung Naik dan Berbagai Cara Mengatasinya