manfaat adas
Health

Ini Dia Manfaat Herbal Adas (Fennel) yang Jarang Diketahui Orang

24 September 2020 - 3 menit membaca

Apa Anda pernah mendengar tanaman atau tumbuhan bernama adas? Mungkin tidak banyak orang yang tahu mengenai tanaman satu ini. Padahal, adas kaya akan kandungan yang dapat memberikan manfaat kesehatan. Untuk itu, simak lebih jauh tentang adas beserta manfaatnya.

Apa itu adas?

Adas (Fennel) memiliki nama biologis Foeniculum vulgare, merupakan salah satu jenis tanaman herbal yang dibudidayakan dan juga dapat ditemukan tumbuh secara liar. Mulai dari batang, tunas, daun, hingga biji dari adas dapat dikonsumsi dan sama-sama kaya akan nutrisi penting. Maka tidak heran apabila adas sudah sejak lama menjadi salah satu tanaman herba alami yang digunakan untuk pengobatan tradisional.

Adas dapat dikonsumsi secara mentah seperti untuk salad atau dimasak dengan berbagai macam cara. Selain karena mengandung berbagai nutrisi, rasa dari adas sendiri memang banyak digemari. Di beberapa negara adas merupakan salah satu bahan makanan yang sampai sekarang masih sering dihidangkan.

Mengenal berbagai manfaat kesehatan dari adas

Sebelum lebih lanjut mengetahui apa saja manfaatnya, kandungan setiap 100 gram adas terdiri dari:

  • Energy 31 kcal

  • Protein 1.24 g

  • Total lipid (asam lemak) 0.2 g

  • Karbohidrat 7.3 g

  • Total serat harian 3.1 g

  • 49 mg Kalsium 

  • 0.73 mg Zat besi

  • 17 mg Magnesium

  • 50 mg Fosfor

  • 414 mg Potasium

  • 0.2 mg Zink 

Adas juga mengandung beberapa jenis vitamin seperti vitamin C, B, A, dan asam folat.

Dari berbagai kombinasi nutrisi tersebut, berikut beberapa manfaat yang akan Anda dapat bila mengonsumsi adas:

Membantu menurunkan risiko berbagai penyakit kronis

Minyak esensial yang terbuat dari adas telah terbukti mengandung lebih dari 87 jenis senyawa volatil, termasuk antioksidan polifenol. Antioksidan ini bersifat sebagai antiradang kuat yang berdampak besar bagi kesehatan Anda. 

Penelitian menunjukkan bahwa mengonsumsi sumber makanan yang kaya akan antioksidan dapat menurunkan risiko kondisi kesehatan kronis, seperti:

  • Obesitas

  • Diabetes tipe 2

  • Penyakit saraf 

Berdampak positif pada kesehatan saluran cerna

Adas telah lama dan banyak digunakan sebagai pengobatan tradisional untuk mengatasi berbagai kondisi kesehatan termasuk masalah pada saluran cerna. Manfaat adas untuk saluran cerna, termasuk lambung, di antaranya:

  • Sembelit

  • Radang perut (gastritis)

  • Nyeri dan sakit perut

  • Diare

  • Radang usus besar

Tak hanya itu, ekstrak adas juga dapat membantu mengatasi kembung dan begah dengan cara memperbaiki gerakan usus dan membuang gas dalam saluran cerna. 

Memberikan dampak positif pada kesehatan jantung

Salah satu keuntungan dari mengonsumsi adas adalah kandungan serat di dalamnya. Serat tak hanya bagus untuk pencernaan tetapi juga diketahui dapat membantu menurunkan risiko penyakit jantung tertentu seperti kadar kolesterol tinggi.

Hal ini dibuktikan oleh sebuah ulasan ilmiah yang menganalisis 22 studi tentang hubungan antara asupan serat harian dan rendahnya risiko penyakit jantung. Setiap Anda mengosumsi serat sebanyak 7 gram setiap hari, risiko penyakit jantung menurun sebanyak 9 persen.

Berpotensi sebagai antikanker

Seperti yang telah disebutkan, adas memiliki segudang kandungan yang dapat membantu melindungi Anda dari penyakit kronis, termasuk beberapa jenis kanker.

Contohnya senyawa anethole dalam adas. Sebuah studi test-tube menunjukkan bahwa anethole dapat menekan pertumbuhan atau membunuh sel dari kanker payudara.

Adas dapat merasakan manfaat kesehatan adas dalam bentuk ekstrak pada Promag Herbal. Bantu atasi masalah pencernaan, Promag Herbal merupakan pilihan tepat dan praktis ketika Anda mengalami kembung atau begah akibat maag maupun kondisi kesehatan lain. Kombinasi adas dengan beberapa herbal lainnya, seperti jahe, akan saling bekerjasama untuk menjaga kesehatan lambung dan mengatasi gangguan saluran pencernaan lainnya. 


Referensi:

Badgujar, S. B., Patel, V. V., & Bandivdekar, A. H. (2014). Foeniculum vulgare Mill: A Review of Its Botany, Phytochemistry, Pharmacology, Contemporary Application, and Toxicology. BioMed Research International, 2014. https://doi.org/10.1155/2014/842674

Threapleton, D. E., Greenwood, D. C., Evans, C. E. L., Cleghorn, C. L., Nykjaer, C., Woodhead, C., … Burley, V. J. (2013). Dietary fibre intake and risk of cardiovascular disease: systematic review and meta-analysis. BMJ, 347(dec19 2), f6879–f6879. https://doi.org/10.1136/bmj.f6879

Chen, C. H., & deGraffenried, L. A. (2012). Anethole suppressed cell survival and induced apoptosis in human breast cancer cells independent of estrogen receptor status. Phytomedicine: International Journal of Phytotherapy and Phytopharmacology, 19(8–9), 763–767. https://doi.org/10.1016/j.phymed.2012.02.017

Cory, H., Passarelli, S., Szeto, J., Tamez, M., & Mattei, J. (2018). The Role of Polyphenols in Human Health and Food Systems: A Mini-Review. Frontiers in Nutrition, 5. https://doi.org/10.3389/fnut.2018.00087

Use the online HTML beautifier website to easily edit and convert the markup code for web pages!

Artikel Terkait
Ahlinya Lambung

Manfaat Adas untuk Asam Lambung dan Cara Mengonsumsinya sebagai Obat Herbal