manfaat royal jelly
Health

Ini Asal-usul dan Manfaat Royal Jelly bagi Tubuh!

24 September 2020 - 3 menit membaca

Royal jelly merupakan makanan untuk lebah ratu. Zat yang diproduksi oleh lebah pekerja ini telah digunakan sejak dahulu kala oleh manusia. Penggunaannya meliputi segi kesehatan bahkan kosmetik. Yuk, cari tahu manfaat royal jelly untuk kesehatan tubuh, termasuk lambung Anda.

Asal-usul manfaat royal jelly

Royal jelly merupakan zat yang terdiri dari air, gula, protein, asam amino, dan lemak. Sedikit bagian dari royal jelly juga mengandung vitamin dan mineral. Lantas, dari mana datangnya manfaat royal jelly yang digunakan untuk kesehatan tubuh?

Umumnya, kebaikan royal jelly datang dari kumpulan protein yang dikenal sebagai major royal jelly proteins (MJRPs) dan kelompok zat lemak (lipid) yang dikenal sebagai 10-HDA dan 10-hydroxydecanoic acid.

Manfaat royal jelly untuk kesehatan

Royal jelly adalah produk dari lebah yang banyak digunakan untuk kesehatan di Benua Asia dan Mesir kuno. Studi Therapeutic Properties of Bioactive Compounds from Different Honeybee Products membahas sejumlah fungsi royal jelly yang berpotensi baik untuk kesehatan. Berikut adalah pembahasan singkatnya.

Antioksidan untuk tubuh

Asam amino pada royal jelly dilaporkan memiliki fungsi sebagai antioksidan. Kandungan ini dapat menyingkirkan radikal bebas dari dalam tubuh. Antioksidan yang ada di dalam tubuh umumnya memiliki fungsi melawan proses oksidasi yang mampu menjadi dasar dari berbagai penyakit.

Melawan infeksi

Kumpulan protein MJRPs serta 10-HDA yang terdapat pada royal jelly memiliki fungsi antimikroba. Penelitian yang ada menunjukkan kumpulan protein mampu menghambat bakteri P. larvae, B. subtilis, dan E. coli.  Di sisi lain, kandungan 10-HDA dapat mengganggu pertumbuhan bakteri B. subtilis, S. aureus, and E. coli.

Menariknya, fungsi ini juga dibahas di studi berjudul Royal Jelly: An Ancient Remedy With Remarkable Antibacterial Properties. Manfaat royal jelly mampu meminimalisasi risiko infeksi akibat bakteri pada sebuah luka. Studi yang sama juga membahas kalau tingkat keparahan sebuah infeksi juga dapat berkurang dengan bantuan royal jelly.

Memiliki efek antiperadangan

Royal jelly juga memiliki khasiat antiperadangan. Khasiat ini dilaporkan datang dari 10-HDA yang terdapat pada royal jelly. Kandungan ini berpotensi mencegah tukak lambung.

Sederhananya, royal jelly memiliki manfaat dalam melawan penyakit yang disebabkan oleh peradangan di dalam tubuh. Oleh sebab itu, royal jelly dan produk dari lebah lainnya banyak digunakan untuk produk-produk makanan fungsional.

Membantu penyembuhan luka

Manfaat royal jelly sebagai penyembuhan luka telah diteliti di studi pada lingkungan buatan (in vitro) atau pada makhluk hidup (in vivo). Royal jelly terbukti mampu mempercepat penyembuhan luka dan juga melindungi kulit.

Lantas, apakah royal jelly mampu melindungi lambung? Studi lain terhadap royal jelly menemukan kalau produk dari lebah ini dapat membantu penyembuhan luka di lapisan lambung.

Dalam produk kesehatan, royal jelly dapat digabungkan penggunaannya dengan madu. Kombinasi kedua produk lebah ini mampu melawan efek asam lambung pada lapisan saluran kerongkongan dan lambung serta membantu penyembuhan luka.

Pesan tentang khasiat royal jelly

Beberapa penelitian memang telah mempelajari tentang kegunaan royal jelly di bidang kesehatan. Akan tetapi, bukan berarti seseorang dapat asal menggunakan royal jelly untuk kebutuhan-kebutuhan yang disebutkan di penelitian. Penggunaan royal jelly yang tidak sesuai anjuran dapat menimbulkan efek samping, seperti reaksi alergi pada beberapa orang.

Anda dapat mengonsumsi produk atau obat herbal dengan kandungan royal jelly yang telah terdaftar di BPOM, seperti Promag Herbal. Manfaat obat herbal berbahan royal jelly, madu, jahe merah, kunyit, dan tanaman herbal lainnya ini mampu membantu meredakan gangguan lambung Anda.

Kombinasi madu dengan beberapa herbal tersebut saling bekerja sama untuk menjaga kesehatan lambung dan mengatasi gangguan saluran pencernaan lainnya. 


Referensi

Chen, Y., Wang, K., Zhang, Y., Zheng, Y., & Hu, F. (2016). In vitro anti-inflammatory effects of three fatty acids from royal jelly. Mediators of Inflammation, 2016, 1-11. https://doi.org/10.1155/2016/3583684

Cornara, L., Biagi, M., Xiao, J., & Burlando, B. (2017). Therapeutic properties of Bioactive compounds from different honeybee products. Frontiers in Pharmacology, 8. https://doi.org/10.3389/fphar.2017.00412

Fratini, F., Cilia, G., Mancini, S., & Felicioli, A. (2016). Royal jelly: An ancient remedy with remarkable antibacterial properties. Microbiological Research, 192, 130-141. https://doi.org/10.1016/j.micres.2016.06.007

Pasupuleti, V. R., Sammugam, L., Ramesh, N., & Gan, S. H. (2017). Honey, propolis, and royal jelly: A comprehensive review of their biological actions and health benefits. Oxidative Medicine and Cellular Longevity, 2017, 1-21. https://doi.org/10.1155/2017/1259510

Sofiabadi, M., & Samiee-Rad, F. (2020). Royal jelly accelerates healing of acetate induced gastric ulcers in male rats. Gastroenterology and Hepatology From Bed to Bench, 13(1), 14-22. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC7069531/

Value-added products from beekeeping. Chapter 6. (n.d.). Food and Agriculture Organization of the United Nations. Retrieved August 13, 2020, from https://www.fao.org/3/w0076e/w0076e16.htm

Artikel Terkait