Gejala Asam Lambung Naik
Ahlinya Lambung

Gejala Asam Lambung Naik

27 December 2021 - 3 menit membaca




Asam lambung naik merupakan salah satu masalah pencernaan yang kerap menimpa banyak orang. Ada banyak penyebab dari masalah ini, mulai dari kebiasaan berbaring atau tidur setelah makan, konsumsi makanan yang memicu peningkatan asam lambung, dan lainnya. 

Agar lebih mudah dalam mengatasinya, hal pertama yang wajib Anda lakukan adalah mengetahui gejala asam lambung naik. Hal ini sangat mudah dilakukan dengan mengenali beberapa gejala khas yang ditimbulkannya. Mau tahu apa saja? Simak yuk pembahasannya berikut ini.

1. Sulit Menelan

Disfagia atau perasaan sulit menelan merupakan salah satu masalah kesehatan yang cukup umum terjadi di Indonesia. Penyebab munculnya disfagia sendiri cukup beragam, namun yang paling umum adalah asam lambung naik dan mengiritasi tenggorokan. 

Dalam prosesnya, saat asam lambung naik hingga kerongkongan, cairan asam tersebut akan mengiritasi bagian kerongkongan hingga menyebabkan sensasi tenggorokan terbakar, hingga terasa ada benjolan di tenggorokan yang menyebabkan Anda merasa sulit menelan.

2. Nyeri Dada

Ada banyak masalah kesehatan yang ditandai dengan munculnya nyeri di dada. Setiap posisi nyeri, tingkatan nyeri, dan gejala penyerta dari nyeri dada tersebut, akan menunjukkan masalah kesehatan yang berbeda, mulai dari sakit jantung, hingga masalah kenaikan asam lambung.

Khusus nyeri dada yang disebabkan oleh naiknya asam lambung biasanya diiringi dengan munculnya sensasi terbakar di bagian perut atas. Setelah itu, perasaan panas terbakar tersebut naik hingga ke dada, dan akan terasa lebih parah saat Anda berbaring, atau menunduk.

3. Radang Tenggorokan

Radang tenggorokan bisa disebabkan karena banyak faktor, mulai dari infeksi bakteri atau virus, hingga gejala asam lambung naik. Khusus untuk radang tenggorokan akibat asam lambung naik, ini merupakan sinyal bahaya karena bisa jadi pertanda sfingter esofagus Anda mulai melemah.

Stinger esofagus sendiri merupakan cincin atau katup yang berfungsi untuk mencegah asam lambung dan isi dalam lambung naik ke kerongkongan. Saat katup ini melemah, asam lambung akan mudah naik dan menyebabkan radang tenggorokan.

4. Nyeri atau Panas di Kerongkongan

Sulit menelan, radang tenggorokan, dan nyeri atau panas di kerongkongan pada dasarnya rangkaian gejala melemahnya sfingter esofagus atau katup berupa cincin otot yang bertugas mencegah asam lambung dan isi dalam lambung naik ke kerongkongan.

Kombinasi dari melemahnya sfingter esofagus dan naiknya asam lambung dapat menyebabkan banyak masalah kesehatan, salah satunya nyeri atau panas di kerongkongan. Masalah ini lebih mudah terjadi pada perokok aktif, konsumsi makanan yang memicu asam lambung dan lainnya. 

5. Bau Mulut

Bau mulut tetap nggak mau pergi meski sudah rutin menggosok gigi? Ada banyak hal yang bisa memicu hal ini, salah satunya naiknya asam lambung. Sama seperti kondisi sebelumnya, masalah bau mulut akibat kenaikan asam lambung tersebut disebabkan oleh  melemahnya sfingter esofagus.

Selain masalah bau mulut, kondisi ini biasanya dilengkapi dengan sendawa yang cukup sering terjadi, mulut terasa asam, perut kembung, mual, asma, dan suara serak. Jika Anda mengalami masalah ini, pastikan Anda segera memeriksakan diri ke dokter.


Referensi: 

  1. Medical News Today. Diakses pada 2021. Everything You Need to Know About GERD.
  2. UChicago Medicine. Diakses pada 2021. Gastroesophageal Reflux Disease (GERD)
  3. Cleveland Clinic. Diakses pada 2021. Non-Cardiac Chest Pain




Artikel Terkait
Ahlinya Lambung

Penyebab Sakit Maag yang Harus Kita Waspadai

Ahlinya Lambung

Cara Menurunkan Asam Lambung yang Efektif

Ahlinya Lambung

Penyebab Asam Lambung Naik dan Berbagai Cara Mengatasinya