kesehatan lambung
Lifestyle

Gaya Hidup yang Baik untuk Kesehatan Lambung

25 September 2020 - 3 menit membaca

Masalah lambung dapat mengganggu aktivitas sehari-hari. Gangguan pada lambung umumnya terjadi karena gangguan pencernaan atau dispepsia. Kumpulan gejalanya yang umum disebut maag ini meliputi mual, muntah, perih ulu hati, dan perut kembung. Yuk, simak cara menjaga kesehatan lambung supaya tak mengganggu hari-hari Anda.

Masalah umum kesehatan lambung

Gangguan pencernaan merupakan hal yang umum terjadi. Berdasarkan National Institute of Diabetes and Digestive and Kidney Diseases (NIDDK), gangguan lambung dapat menyebabkan:

Lalu, apa yang membuat hal-hal di atas dapat muncul? Masalah kesehatan lambung tersebut dapat dipicu oleh:

  • Makanan yang terlalu berminyak, berlemak, asam, pedas

  • Minuman berkafein atau beralkohol

  • Stres

Walaupun terkesan sepele, gangguan umum pada lambung sebaiknya dicegah. Alasannya karena gangguan lambung memiliki kaitan dengan masalah di sistem pencernaan, seperti gastritis, irritable bowel syndrome (IBS), dan Gastroesophageal Reflux Disease (GERD).

Tips menjaga kesehatan lambung

Melakukan perubahan gaya hidup merupakan langkah baik dalam menjaga kondisi lambung. Berikut adalah beberapa hal yang harus diperhatikan supaya lambung bebas dari masalah.

Mengelola stres

Sudah banyak studi yang menyatakan stres mampu memicu gangguan pencernaan. Sejumlah studi memang belum mengetahui secara jelas bagaimana stres membuat pencernaan jadi terganggu. Namun, kajian berjudul Relationship Between Job Stress and Functional Dyspepsia in Display Manufacturing Sector Workers: A Cross-Sectional Study menyatakan bahwa stres memengaruhi interaksi antara sistem pencernaan dan otak. Contoh sederhananya adalah pengosongan perut yang lebih lambat.

Pengosongan lambung yang lebih lambat berkaitan dengan cepat kenyang, muntah, mual, perut kembung, dan sakit perut bagian atas. Oleh sebab itu, penting bagi Anda untuk mengelola stres agar terhindar dari masalah kesehatan pada lambung.

Sejumlah tips mengelola stres yang baik, seperti:

  • Berolahraga

  • Meluangkan waktu untuk hal yang disukai

  • Istirahat yang cukup

Hindari mengelola stres dengan beralih ke minuman beralkohol, merokok, atau terjebak dalam emotional eating tanpa disadari. Emotional eating merupakan cara menggunakan makanan untuk membuat pikiran Anda merasa lebih baik. Misalnya, sering makan makanan comfort food berupa hidangan ayam goreng cepat saji.

Berhenti merokok

Di antara lambung dan kerongkongan, ada sebuah organ yang dikenal dengan nama esofagus. Saluran ini menghubungkan kedua bagian tersebut dan ada otot halus (sfingter) yang akan terbuka dan tertutup agar makanan yang dikonsumsi dapat menuju lambung. Lalu, apa hubungan merokok dengan esofagus?

Kandungan nikotin pada rokok atau produk yang berkaitan dapat melemaskan otot halus di esofagus. Otot halus yang bekerja tidak wajar dapat membuat asam lambung naik ke bagian kerongkongan. Alhasil, asam lambung yang fungsi utamanya untuk memecah makanan yang dicerna justru menyebabkan masalah kesehatan lambung, yakni perih ulu hati alias heartburn.

Bagi sebagian orang, berhenti merokok memang bukan hal yang mudah. Sejumlah cara yang dapat dicoba untuk berhenti merokok adalah:

  • Konseling

  • Mengikuti program berhenti merokok di rumah sakit

  • Bergabung dalam support group atau berhenti merokok bersama teman-teman

Minum minuman berkafein atau beralkohol secukupnya

Sejumlah orang gemar minum kopi di pagi hari atau minum minuman dari sari buah anggur (wine) ketika menikmati bistik favorit. Namun, sebaiknya ingat untuk konsumsi secukupnya dan tidak berlebihan.

Alasannya karena kafein dapat meningkatkan produksi asam lambung. Apabila Anda suka minum kopi sambil merokok, risiko perih ulu hati pun turut meningkat.

Lantas, bagaimana alkohol mampu memicu masalah kesehatan di lambung? Kajian yang diterbitkan pada tahun 2020 menyebutkan bahwa alkohol mengganggu cara kerja sistem pencernaan. Gangguan berupa pengosongan lambung yang lebih lambat juga meningkatkan produksi asam lambung.

Pola makan sehat

Makan makanan bergizi seimbang dan bervariasi. Hindari makan terburu-buru atau dengan porsi yang lebih banyak dari biasanya. Sebagian orang juga rentan terhadap makanan yang mampu memicu masalah lambung, seperti makanan pedas atau asam. Kenali makanan pemicu lalu sebaiknya konsumsi makanan pemicu secukupnya.

Kemudian, jangan langsung berbaring setelah makan. Ketika berbaring, isi lambung dapat mendorong otot halus di esofagus dan naik ke kerongkongan. Anda dapat menunggu sekitar 2-3 jam sebelum berbaring setelah makan.

Mengutip dari NIDDK, gangguan pencernaan dapat terjadi sesekali. Oleh sebab itu, penting juga bagi Anda untuk siap sedia obat untuk mengatasi gangguan lambung yang umum terjadi. Anda dapat mencegah aktivitas harian menjadi kacau karena masalah ini dengan Promag Herbal.

Kandungan ragam tanaman herbal, seperti kunyit, jahe merah, madu, royal jelly, adas, ananas, akar manis, dan daun mint di dalam Promag Herbal bantu mencegah perih jadi parah. Selain itu, Promag Herbal juga mampu meredakan gangguan mual, muntah, dan perut kembung.

Referensi

Camilleri, M. (2006). Does delayed gastric emptying really cause symptoms in functional dyspepsia? Gut, 55(7), 909-910. https://doi.org/10.1136/gut.2005.086355

Definition & facts of indigestion. (2016, November 1). National Institute of Diabetes and Digestive and Kidney Diseases. Retrieved August 24, 2020, from https://www.niddk.nih.gov/health-information/digestive-diseases/indigestion-dyspepsia/definition-facts

Duboc, H., Latrache, S., Nebunu, N., & Coffin, B. (2020). The role of diet in functional dyspepsia management. Frontiers in Psychiatry, 11. https://doi.org/10.3389/fpsyt.2020.00023

Emotional eating. (n.d.). HelpGuide.org. Retrieved August 24, 2020, from https://www.helpguide.org/articles/diets/emotional-eating.htm

Familydoctor.org editorial staff. (2020, June 2). Indigestion (Dyspepsia). familydoctor.org. Retrieved August 24, 2020, from https://familydoctor.org/condition/indigestion-dyspepsia/

GERD: Controlling heartburn by changing your habits. (n.d.). University of Michigan | Michigan Medicine. Retrieved August 24, 2020, from https://www.uofmhealth.org/health-library/ut1339

How to calm an anxious stomach: The brain-gut connection. (n.d.). Anxiety and Depression Association of America, ADAA. Retrieved August 24, 2020, from https://adaa.org/learn-from-us/from-the-experts/blog-posts/consumer/how-calm-anxious-stomach-brain-gut-connection

Nam, Y., Kwon, S., Lee, Y., Jang, E., & Ahn, S. (2018). Relationship between job stress and functional dyspepsia in display manufacturing sector workers: A cross-sectional study. Annals of Occupational and Environmental Medicine, 30(1). https://doi.org/10.1186/s40557-018-0274-4

Artikel Terkait