Fungsi Lambung Pada Sistem Pencernaan Manusia
Health

Fungsi Lambung Pada Sistem Pencernaan Manusia

16 December 2021 - 3 menit membaca




Lambung merupakan salah satu organ penting dalam sistem pencernaaan manusia. Bentuknya sendiri seperti kantong kosong, dia baru akan terisi ketika kita mengkonsumsi makanan atau minuman, kemudian makanan tersebut akan dicerna sebelum akhirnya dialirkan menuju usus. 

Lambung dibagi dalam beberapa bagian, diantaranya: 

  1. Kardiak, yang merupakan bagian paling atas lambung yang langsung berhubungan dengan esofagus. Disini Anda akan menemukan sfingter esofagus yang berfungsi sebagai pintu bagi makanan, sekaligus pengunci agar isi lambung tidak naik ke kerongkongan. 
  2. Turun ke bagian bawah, Anda akan bertemu dengan Fundus. Ini merupakan area besar berbentuk lengkungan tempat menampung makanan sebelum mulai dicerna. 
  3. Setelah disimpan di fundus, makanan kemudian digiring ke bagian badan lambung untuk mulai dicerna. Di sini makanan yang tadinya masih berupa jaringan kasar hasil kunyahan gigi, akan kembali dihaluskan dengan menggunakan cairan asam bernama enzim lambung.
  4. Antrum atau antrum pilorus merupakan kantong penampungan makanan yang sudah dicerna di badan lambung sebelum disalurkan menuju usus halus. 
  5. Pilorus merupakan ujung pangkal lambung bagian bawah sekaligus penghubung lambung dengan usus halus. Di sini Anda akan menemukan sfingter pilorus yang berfungsi mengatur antrian makanan yang akan menuju usus halus. 

Dengan memahami bagian dari lambung, tentu Anda akan lebih mudah mengetahui apa saja fungsi lambung bagi manusia, dan dampak apa yang akan dirasakan jika lambung mengalami gangguan, bisa karena luka atau karena kerusakan lainnya. 


Fungsi Lambung Manusia

Secara garis besar, fungsi lambung sebagai tempat untuk mengolah makanan agar lebih halus, sebelum akhirnya dikirim menuju usus halus untuk dipilah mana zat yang akan dibuang, dan mana zat yang akan diserap oleh tubuh.

Berikut merupakan beberapa fungsi lambung pada sistem pencernaan manusia.

1. Mengolah Makanan

Seperti dijelaskan di atas, lambung merupakan organ yang masuk dalam bagian sistem pencernaan dengan fungsi utamanya sebagai pengolah makanan. Berbeda dengan mulut, sistem pengolahan yang dilakukan lambung menggunakan cairan asam dan enzim.

Bukan tanpa alasan, pemilihan enzim dan cairan asam yang disebut asam lambung tersebut karena kedua zat tersebut punya kemampuan yang lebih baik dalam memecah makanan menjadi partikel-partikel kecil. Proses pengolahan makanan di lambung menggunakan gerak peristaltik.


2. Menyimpan Makanan

Selain tempat mengolah makanan, lambung memiliki bagian penting yang bernama fundus. Bentuknya sendiri seperti kantong kosong berbentuk cekung, yang berfungsi sebagai penyimpanan sementara makanan yang dikirim dari mulut dengan melewati kerongkongan.

Fungsi lambung sebagai tempat penyimpanan ini sangat vital, mengingat hasil olahan makanan di lambung akan dikirim ke usus halus dalam bentuk partikel-partikel yang sangat kecil, sehingga proses ‘penggilingannya’ cenderung lebih lama. 


3. Pemilah Zat Berbahaya

Bukan hanya sekedar memecah makanan menjadi partikel kecil, lambung berfungsi sebagai filter untuk menyaring mana makanan yang layak dikirim menuju usus, dan mana zat berbahaya yang harus disingkirkan karena bisa membahayakan tubuh. 

Fungsi lambung sebagai pemilah zat dan mikroba berbahaya ini sepenuhnya dijalankan oleh asam hidroklorik yang dihasilkan secara alami oleh lambung. 


4. Menyerap Zat yang Baik Bagi Tubuh

Fungsi lain dari lambung adalah, membantu menyerap zat yang baik bagi tubuh. Hal ini terlaksana berkat kehadiran enzim dan asam alami yang diproduksi oleh lambung. Beberapa zat yang langsung diserap tubuh lewat lambung adalah vitamin B12. 

Untuk membantu menjalankan fungsinya, lambung secara alami memproduksi beberapa hormon pencernaan, diantaranya: 

  • Hormon ghrelin, yang dikenal sebagai hormon lapar. Hormon ini akan diproduksi saat stok makanan dalam fundus sudah atau hampir habis.
  • Peptida YY merupakan kebalikan dari hormon ghrelin. Hormon ini berfungsi untuk menurunkan menghambat nafsu makan sebagai sinyal jika fundus sudah penuh. 
  • Hormon gastrin merupakan hormon yang berfungsi mengatur produksi asam di lambung. Peningkatan hormon gastrin yang tidak terkendali bisa sangat berbahaya karena beresiko menimbulkan masalah asam lambung. 
  • Secretin merupakan hormon yang berfungsi untuk menetralkan asam lambung, sebelum makanan dikirim menuju usus halus lewat pintu sfingter pilorus. 

Melihat fungsi lambung yang sangat vital, penting bagi kita untuk menjaga kesehatan lambung dengan mengkonsumsi makanan sehat, berhenti merokok, kurangi makanan dan minuman tinggi kafein, kendalikan stres dan pastikan untuk mengunyah makanan hingga lembut sebelum menelannya.


Referensi:

  1. Cleveland Clinic. Diakses pada 2021. The Structure and Function of the Digestive System.
  2. Healthline. Diakses pada 2021. Stomach Cross-section.
  3. WebMD. Diakses pada 2021. Picture of the Stomach.




Artikel Terkait
Ahlinya Lambung

Penyebab Sakit Maag yang Harus Kita Waspadai

Ahlinya Lambung

Cara Menurunkan Asam Lambung yang Efektif

Ahlinya Lambung

Penyebab Asam Lambung Naik dan Berbagai Cara Mengatasinya