Anda Wajib Waspada Jika Gejala Asam Lambung Naik Ini Muncul
Ahlinya Lambung

Anda Wajib Waspada Jika Gejala Asam Lambung Naik Ini Muncul

22 December 2021 - 3 menit membaca




Gejala asam lambung naik sebenarnya cukup mudah dikenali. Selain sensasi terbakar di tenggorokan, nyeri di ulu hati, mual hingga muntah, gejala asam lambung naik pun bisa ditandai dengan munculnya bau mulut, terasa ada benjolan di tenggorokan, dan lainnya. 

Untuk mengatasi atau mencegah munculnya gejala sakit maag, sebenarnya Anda hanya perlu mengkonsumsi obat sakit maag, seperti antasida. Dalam hitungan menit, gejala sakit maag tersebut akan mereda dan Anda bisa kembali beraktivitas seperti biasa. 

Meski cukup mudah diatasi, namun tidak semua gejala sakit maag bisa dianggap enteng. Anda wajib waspada jika muncul beberapa gejala sakit maag berikut ini. 

1. Nyeri Hebat di Perut Bagian Atas

Seperti dijelaskan di atas, salah satu gejala khas sakit maag adalah sakit perut. Namun jika rasa sakit tersebut terjadi di perut bagian atas, dan terjadi sangat hebat (terasa cukup lama), sebaiknya Anda waspada. Ini merupakan gejala tukak lambung. 

Tukak lambung sendiri merupakan kondisi ketika lambung mengalami luka, bahkan kebocoran akibat paparan cairan asam dalam jumlah tinggi dan terjadi dalam jangka waktu yang cukup lama. 

Tukak lambung sendiri merupakan kondisi gastritis kronis yang umumnya disebabkan oleh infeksi Helicobacter pylori. Namun dalam kondisi tertentu, penyakit ini bisa muncul akibat konsumsi jenis obat NSAID dalam jangka panjang. 

2. Kehilangan Nafsu Makan

Jika Anda sudah merasa kehilangan nafsu makan, bahkan takut makan karena asam lambung akan langsung kumat, sebaiknya waspadalah. Ini merupakan salah satu gejala khas dari gastritis atrofi, atau peradangan kronis yang terjadi di dinding lambung.

Peradangan ini akan menyebabkan lapisan dan kelenjar di dinding lambung menipis, atau bahkan menghilang sehingga saat asam lambung diproduksi, maka gejala sakit maag akan langsung muncul. Kondisi inilah yang membuat penderita gastritis atrofi cenderung kehilangan nafsu makan.

Gastritis atrofi sendiri umumnya disebabkan oleh infeksi Helicobacter pylori. Penyakit ini biasanya menyerang mereka yang mengalami masalah gangguan tiroid atau diabetes.

3. Muncul Gejala Anemia

Sakit maag dan anemia terlihat tidak memiliki hubungan satu sama lain. Namun faktanya, keduanya saling terhubung, bahkan munculnya gejala anemia bisa masuk dalam daftar gejala sakit maag yang wajib diwaspadai karena merupakan indikasi sakit maag kronis.

Hal ini disebabkan karena maag kronis yang Anda derita sudah berkembang menjadi gastritis atrofi. Kondisi ini dapat memicu gangguan penyerapan vitamin B12 di lambung terganggu. Dalam jangka panjang, kondisi ini bisa menyebabkan anemia pernisiosa.

Saat maag yang sudah menyebabkan anemia sendiri umumnya ditandai dengan gejala tambahan berupa 3L (lemah, lesu dan letih), sering mengantuk setelah makan, nafas pendek dan lainnya. 

4. Batuk Kronis Yang Terus Terjadi

Batuk kronis yang terus terjadi merupakan salah satu gejala munculnya kanker esofagus, salah satu komplikasi sakit maag akibat paparan asam lambung berlebih dan terjadi terus menerus. Gejala ini umumnya ditambah dengan kesulitan menelan, dan terasa ada benjolan di tenggorokan. 

Tidak hanya itu, kanker esofagus bisa juga ditandai dengan munculnya rasa sakit di tenggorokan atau di belakang tulang dada, sulit menelan atau disfagia, BAB berdarah atau berwarna gelap, batuk berdarah atau muntah darah, dan beberapa gejala lainnya.

Untuk memastikan kondisi Anda sebaiknya segera hubungi dokter. Sakit maag harus diatasi sesuai dengan penyebab utamanya, agar komplikasi berbahaya bisa dihindari.


Referensi: 

  1. Medical News Today. Diakses pada 2021. Everything You Need to Know About GERD
  2. Cheyenne Regional Medical Center. Diakses pada 2021. Complications of GERD
  3. NCBI. Diakses pada 2021. Gastroesophageal Reflux Disease (GERD)




Artikel Terkait
Ahlinya Lambung

Penyebab Sakit Maag yang Harus Kita Waspadai

Ahlinya Lambung

Cara Menurunkan Asam Lambung yang Efektif

Ahlinya Lambung

Penyebab Asam Lambung Naik dan Berbagai Cara Mengatasinya