Alasan Kenapa Anda Dilarang Langsung Tidur Setelah Makan
Lifestyle

Alasan Kenapa Anda Dilarang Langsung Tidur Setelah Makan

22 December 2021 - 3 menit membaca




Setelah makan, beberapa orang kerap diserang rasa kantuk. Hal inilah yang akhirnya membuat banyak orang ‘terpaksa’ tidur setelah makan. Bahkan ada beberapa orang yang justru dengan sengaja makan sebelum tidur agar bisa mendapatkan tidur yang lebih nyenyak.

Jika Anda termasuk dalam kategori ini (langsung tidur setelah makan), sebaiknya hentikan. Pasalnya, jika diteruskan akan ada banyak dampak buruk yang bisa terjadi pada Anda. 

Penyebab Munculnya Rasa Kantuk Setelah Makan

Munculnya rasa kantuk setelah makan bisa disebabkan karena banyak faktor, salah satunya dari makanan yang dikonsumsi. Contohnya makanan yang mengandung asam amino triptofan tinggi, seperti kedelai, tahu, ikan, keju, bayam dan lainnya.

Selain triptofan, rasa kantuk kerap menyerang ketika Anda mengkonsumsi makanan tinggi gula, seperti nasi putih, biskuit, roti putih, dan lainnya, dan makanan tinggi lemak, seperti daging merah, kulit unggas, dan lainnya. 

Kenapa bisa menyebabkan kantuk? Pasalnya makanan tinggi gula, triptofan, dan lemak dapat merangsang tubuh untuk meningkatkan produksi hormon serotonin dan melatonin yang dapat menimbulkan rasa kantuk. Hal inilah yang akan mendorong Anda untuk tidur setelah makan.

Selain itu, makanan-makanan tersebut cenderung lebih lambat dicerna tubuh. Untuk mempercepat proses mencerna makanan, darah akan terfokus di area lambung, sehingga aliran darah ke otak menjadi berkurang. Kondisi ini pada akhirnya dapat menimbulkan rasa kantuk.

Penyebab lainnya, munculnya rasa kantuk setelah makan bisa juga disebabkan penyakit tertentu, seperti diabetes, anemia, sleep apnea, hipotiroidisme dan penyakit celiac. Untuk memastikannya, sebaiknya konsultasikan diri ke dokter untuk mendapat pemeriksaan lebih lanjut.

Bahaya Langsung Tidur Setelah Makan

Seperti dijelaskan di atas, langsung tidur setelah makan bisa menyebabkan banyak dampak buruk bagi kesehatan, salah satunya adalah obesitas. Kondisi ini disebabkan oleh metabolisme tubuh yang cenderung melambat saat tidur, sehingga kalori yang masuk akan disimpan sebagai cadangan lemak. 

Selain itu, langsung tidur setelah makan beresiko menyebabkan masalah lambung. Hal ini disebabkan karena setelah makan lambung secara otomatis akan memproduksi asam lambung untuk segera mencerna makanan tersebut, dan mengalirkannya ke usus halus. 

Dalam kondisi lambung penuh, otot stingfer esofagus akan tertekan, dan berpeluang besar terbuka. Di sisi lain, gaya gravitasi akan membuat asam lambung yang memenuhi area lambung akan terdorong naik ke kerongkongan, dengan melewati otot stingfer esofagus tersebut. 

Paparan asam lambung inilah yang akan menimbulkan banyak dampak buruk bagi kesehatan, termasuk masalah asam lambung, munculnya heartburn, bau mulut, dan berbagai gejala sakit maag lainnya. Resiko ini cenderung meningkat jika Anda terbiasa langsung merokok setelah makan. 

Bagaimana Cara Mengatasinya?

Hal pertama yang harus dilakukan adalah, mengetahui penyebab utama kenapa rasa kantuk tersebut muncul setelah makan. Jika karena faktor makanan, sebaiknya konsumsi makanan tersebut dalam porsi yang tidak terlalu banyak. 

Selain itu, ada beberapa trik lainnya yang bisa dilakukan untuk mencegah kantung setelah makan.

  • Batasi makanan yang mengandung lemak, karbohidrat sederhana, dan gula tinggi. 
  • Ubah kebiasaan makan dengan pola makan sedikit tapi sering. 
  • Jangan lupa untuk mengkonsumsi air putih dalam jumlah yang cukup. Minimalnya minum segelas air putih sebelum dan sesudah makan. 
  • Hindari berbaring setelah makan, merokok dan konsumsi minuman beralkohol.
  • Konsumsi makanan dengan kandungan gizi yang seimbang
  • Lakukan aktivitas lainnya yang dapat mengalihkan Anda dari rasa kantuk. Minimalnya tahan diri agar tidak tidur atau berbaring selama 1-2 jam setelah makan. 

Seperti yang disebutkan di atas, jika kondisi ini terus terjadi sebaiknya segera konsultasikan dengan dokter untuk mendapat solusi sesuai dengan penyebab utamanya. 


Referensi: 

  1. UPMC. Diakses pada 2021. Is it Bad to Sleep After a Meal?
  2. Sleepadvisor. Diakses pada 2021. Should You Eat Just Before Bed?
  3. Northwestern. Diakses pada 2021. Night Owls at Risk for Weight Gain.
  4. WebMD. Diakses pada 2021. Sleeping Soon After Dinner May Raise Stroke Risk.




Artikel Terkait
Ahlinya Lambung

Penyebab Sakit Maag yang Harus Kita Waspadai

Ahlinya Lambung

Cara Menurunkan Asam Lambung yang Efektif

Ahlinya Lambung

Penyebab Asam Lambung Naik dan Berbagai Cara Mengatasinya